
Sampang – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bunot, Desa Muktesareh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Memasuki tahap pemasangan papan besi begisting untuk pengecoran pondasi, pembangunan jembatan ini dikerjakan bersama oleh Babinsa Koramil 0828/10 Kedungdung, Serma Karnoto, dan masyarakat setempat, Rabu (1/7/2026). Kebersamaan yang terjalin di lokasi pembangunan mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan warga. Dengan semangat bahu-membahu, warga turut mengangkut dan menguruk material sebagai dasar pondasi jembatan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi solusi bagi kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya dalam mempercepat distribusi hasil pertanian. Keberadaan jembatan ini juga akan membuka akses yang lebih mudah antarwilayah sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Desa Muktesareh dan wilayah sekitarnya. Serma Karnoto mengatakan, gotong royong merupakan kekuatan yang harus terus dijaga karena menjadi kunci keberhasilan setiap pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat. “Jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian dan memperlancar distribusi hasil pertanian. Dengan kebersamaan antara TNI dan warga, kami optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui semangat kebersamaan yang terus terpelihara, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperkuat konektivitas desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi penopang penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kemajuan wilayah di Kabupaten Sampang.





